16.11.10

terhitung masuk.

her heart they're questioning, is not less content than theirs.
the numbness is just part of it.
the awkwardness is plain blunt default she had to offer. 
to keep the love alive.

there is no other point.


terbiasa menunggu orang kembali pulang.
mendengarkan mereka bercerita tentang kisah-kisah perjalanan.

terbiasa akan sesuatu itu merupakan proses panjang.

sayangnya, tak jarang arogansi tengah terbalut rapih
oleh kerendahan hati yang dibuat-buat.
pun itu, masih terhitung upaya untuk berdamai.

sebaliknya, mempertanyakan ketulusan
merupakan salah satu bentuk arogansi tingkat supra.
aku terhitung di dalamnya.

begitu cepat resah pada keadaan.
padahal, mengenai menjalani hidup,
pengetahuan ku hanya sekelas makanan cepat saji.