Penanda.
Cermat ia amati setiap lekuk
Seakan tahu apa arti waktu.
Apa yang akan terjadi nanti
ketika bagian terakhir dari kami
terangkat juga.
Sungguhnya,
mereka tidak meminta dengan paksa.
Kami akhirnya tahu,
bahwa untuk itu kami dipersiapkan.
Memahami bahwa kematian
adalah hitungannya,
kemudian terbiasa melihat mundur.
karena hanya itu yang sejati dipunya.
Pada suatu kisaran ketinggian,
kami akan kehilangan nafas.
Paham dan amin.
Ketika tiba nanti,
hangat kulit, desah dan aroma,
kiranya akan menemani dalam ingatan,
tentang seorang penanda
keberadaan jiwa.